Sepertinya kurang bijak kalau kita menilai 100 hari pemerintahan SBY
telah gagal.sehingga banyak orang-orang yang ingin menjatuhkan
pemerintahan sekarang.hal ini dapat kita lihat dari aksi-aksi dari
lawan-lawan politik SBY yang ingin merusak citra pemerintahan
sekarang.apalagi aku dengar tanggal 28 ini akan ada demo besar-besaran
di jakarta.hal ini terkait kasus bank centuy yang melibatkan Boediyono
yang menjabat sebagai wakil presiden.memang dari awal pencalonan
Boediyono sebagai wakil presiden mendampingi SBY menuai kontroversi di
kalangan partai politik yang berkualisi dengan partai pemerintah.aku
sendiri juga merasa heran kenapa SBY memilih Boediyono sebagai
pasangannya.seperti yang kita ketahui kalau Boediyono bukanlah dari
kalangan dari orang partai.ini menjadi pertanyaan saya
sebelumnya.apalagi dengan adanya kasus bank century ini mengingatkan
aku dengan pertanyaan sebelumnya,yang melibatkan Boediyono yang pada
waktu itu menjabat sebagai derektur bank BI.sepertinya sulit bagi SBY
untuk tetap mempertahankan Boediyono selama kasus bank century belum
menemui titik terang.bukan maksud aku mengatakan kalau wakil presiden
telibatat skandal kasus bank century yang merugikan negara 6,7
triliyun.tapi sepertinya ini kasus selalu mengarah ke Boediyono.dalam
kasus ini aku menganggap suatu kesalahan dari pemerintah dalam
mengambil suatu kebijakan.tapi apakah kebijakan pemerintah dapat di
tindak pidanakan?semoga saja kasus ini cepat terselesaikan..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
suara anda sangat berati